Kajian Amaliah Ramadhan Hari ke-19; Puasa dalam Konsep Sosiologi

Kamis, 21 April 2022. Kejian amalaiah Ramadhan yang bertepatan dengan 19 Ramadhan 1443 Hijriah diadakan di Masjid Raudhatul Jannah Pukul 07.30  sampai dengan 07.45 WIB. Kajian dihadiri oleh Kepala Sekolah Nastiti Rahayu, M.Pd., segenap dewan guru dan karyawan SMA Negeri 1 Patikraja. Pada kesempatan ini kajian diisi oleh narasumber Drs. Rakim. (guru pengampu mata pelajaean sosiologi), memaparkan tema mengenai Puasa dalam Konsep Sosiologi.

Berikut merupakan ringkasan yang diuraikan narasumber.

Banyak hal yang perlu diperhatikan di Bulan Ramadhan. Namun tak semua orang bisa meraih hikmah dari Bulan Ramadhan

Secara sosial Puasa dibagi menjadi 3.

10 hari pertama, merencanakan men

10 hari kedua, memikirkan timbangan dan cermin

10 hari ketiga, sibuk mempersiapkan hari raya

Sebenarnya Ramadhan membangun tatanan sosial yang harmonis, namun itu juga akan menghilang ketika Ramadhan usai.

Ada beberapa hal yang diperhatikan di Bulan Ramadhan

1. Bulan Ramadhan mewajibakn berpuasa bagi seorang mukmin.

2. Bulan Ramadhan digunakan untuk membersihkan hati

3. Ramadhan menghapus dosa masa lampau, kecuali dosa besar.

4. Ramadhan mengingatkan untuk belajar menahan nafsu, menghormati orang lain, dan memanusiakan manusia.

Kajian Amaliah Ramadhan Hari ke-19; Puasa dalam Konsep Sosiologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.