PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W. DI SMA NEGERI 1 PATIKRAJA DAN PERESMIAN MASJID RAUDHATUL JANNAH

Senin 19 November 2018, Sekitar 800 siswa SMA Negeri 1 Patikraja memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W.  Acara dimulai dengan:

  1. Penampilan hadroh dari Rohis SMANTIK
  2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
  3. Pembacaan ayat suci AL Qur’an
  4. Sambutan ketua panitia
  5. Sambutan ketua komite
  6. Sambutan dari ketua panitia pembangunan masjid
  7. Sambutan dari kepala SMA N Patikraja Bapak Shobirin Slamet, S.Pd., M.Si.
  8. Acara inti
  9. Penutup

Peringatan tersebut mengambil tema “Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. Kita Tingatkan Keteladanan Nabi Muhammad S.A.W. dalam Kehidupan Sehari-hari”. Selain guru, karyawan, dan komite, hadir juga Bapak Drs. H Imam Hidayat, M.Pd.I Kepala KEMENAG sebagai pembicara sekaligus meresmikan Masjid Raudhatul Jannah.  Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa “ Barang siapa yang membangun masjid karena Allah maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga”. Dengan dibangun masjid, maka hendaknya masjid digunakan sebagai pusat kegiatan dalam kaitannya dengan penguatan karakter. Masjid digunakan sebagai ukhuwah islamiah, yaitu membangun kekuatan umat menjadi Islam moderat. Hal ini juga untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum 2013 dan pogram Bapak Jokowi, Preiden RI, yaitu revolusi mental.

Lebih lanjut beliau mengutarakan bahwa Indonesia adalah negara religius seperti yang terkandung dalam Pancasila sila pertama. Negara kita memfasilitasi agama. Semua harus memahami ajaran agama supaya tercipta toleransi dan menjadi Islam rahmatan lil’alamin. Negara kita bukan negara sekuler yang memisahkan urusan agama dan pemerintahan. Negara kita juga bukan negara theokratik yang mendasarkan diri pada agama, di mana kepala pemerintah sekaligus sebagai pemimpin agama.

Selain itu Bapak Imam Hidayat juga menceritakan kisah Nabi Muhammad yang menikah dengan Siti Khadijah. Keteladanan yang bisa kita ambil dari kisah tersebut adalah:Nabi Muhammad S.A.W. tidak pernah pacaran sebelum menikah, tidak mengikuti orientasi LGBT, tidak memakai narkoba, kemandirian karena sejak kecil sudah ditinggal orang tuanya.Supaya kita bisa mengikuti  keteladanan Nabi Muhammad S.A.W. dan terhindar dari hal-hal yang dilarang agama beliau berpesan agar anak-anak mengisi waktu dengan belajar sebaik mungkin dan mengikuti kegiatan yang positif.

Dalam kesempatan itu Bapak Imam juga menyampaikan alasan mengapa kita mencintai Nabi Muhammad S.A.W., yaitu:Nabi Muhammad S.A.W. di  yaumil akhir akan memberikan syafaatnya kepada kita; nama Nabi senantiasa berjejer dengan Allah yang kita baca setiap shalat. Hanya satu-satunya, tidak ada nama lain yang berjejer dengan Allah; Nabi kita, Muhammad S.A.W. mendapatkan mukjizat, yaitu Al Qur’an. Walaupun membaca Al Qur’an mendapatkan pahala tetapi lebih dari itu Al Qur’an merupakan pedoman hidup yang harus ditancapkan dalam dada kita; Nabi Muhammad S.A.W. merupakan satu-satunya rasul yang mendapat peristiwa Isra Mi’raj, yaitu peristiwa di mana Nabi dipanggil Allah dan diperintahkan untuk sholat. Di era milenial ketika pergaulan tidak ada  lagi batas maka harus sholat agar senantiasa dalam perlindungan Allah SWT.

Setelah acara peringatan Maulid Nabi selesai kemudian dilanjut dengan acara peresmian Masjid Raudhatul Jannah oleh Bapak Drs. H Imam Hidayat, M.Pd.I kepala KEMENAG Banyumas, kemudian dilanjitkan dengan sholat dhuhur berjamaah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *