ACARA PELEPASAN KELAS XII SMA N 1 PATIKRAJA

Pada hari ini, SMA N 1 Patikraja mengadakan Pelepasan siswa kelas XII merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun setelah semua proses pembelajaran kelas XII selesai atau setelah ujian nasional dilaksanakan.

Selain sebagai ajang silaturahmi antarsiswa, dan warga sekolah (para guru dan staff), acara ini juga sebagai prosesi melepas siswa kelas XII yang telah menyelesaikan masa belajarnya di jenjang Sekolah Menengah Atas.

Para siswa/i nantinya akan kembali ke orangtua dan masyarakat sebagai sosok pribadi yang lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak dalam menentukan masa depannya, untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan di perguruan tinggi.

Acara perpisahan digelar di Aula sekolah, Krida Wiyata. Acara dimulai pada pukul 08.30 – 12.00. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah, Guru, Staf TU, Komite Sekolah, Muspika Patikraja serta wali murid kelas XII. Jumlah siswa yang dilepas dalam acara perpisahan tahun ini sejumlah 250 siswa. Yang terdiri dari siswa Jurusan IPA dan IPS.

Dikesempatan yang sama Kepala SMA N 1 Patikraja, Bapak Shobirin Slamet., S.Pd., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah lulus dari SMA N 1 Patikraja meruapakan awal siswa untuk melanjutkan seluruh harapan dan cita-citanya. “Setelah lulus nanti kalian (siswa kelas XII), adalah awal dari perjalanan untuk melanjutkan cita-cita, dari itu, janganlah ragu untuk bermimpi setinggi-tingginya, kemudian cobalah dan berjuang untuk meraihnya dengan segala kemampuan dan keahlian yang dimiliki,”

Waka Kurikulum dalam sambutannya menyampaikan bahwa kelulusan pada tahun ini mencapai seratus persen. Dalam sambutannya Bapak Wasono Ardi Saputro., S.Pd., M.Pd., selaku waka kurikulum menyampaikan tahun ini meloloskan  30 siswa IPA dan IPS ke berbagai perguruan tinggi tanpa tes. Selain itu beliau juga menyampaikan siswa atas nama Talia Dia Smaradewi merupakan satu-satunya siswa yang mendapatkan nilai 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Beliau juga menyampaikan perpisahan adalah awal mencari ilmu bukan akhir dari perjuangan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *